Inilah 5 Hal yang Membuat Isi Dompet Pengguna Motor Matik Terkuras

Inilah 5 Hal yang Membuat Isi Dompet Pengguna Motor Matik Terkuras

Kabar Otomotif – Sepeda motor matik banyak digemari konsumen lantaran praktis dan nyaman dikendarai. Untuk para penggunanya, atau baru merencanakan membeli sepeda motor matik, harus lakukan penelusuran kondisi motor secara berkala apabila tidak mau uang terkuras.

Hal semacam itu dinilai maklum, sebab motor jenis ini termasuk manja. Setidaknya terdapat banyak komponen penting yang perlu rutin dicek. Apa sajakah bagian itu? Di bawah ini penjelasannya, seperti ditulis Cekaja, Kamis (24/11/2016) :

1. Kampas Kopling

Kampas kopling mempunyai peran penting pada motor matik. Jika kondisinya buruk, umumnya bakal timbul panas berlebihan yang menyebabkan warna kecoklatan pada pelek.

Apabila pelek motor rusak, biaya yang diperlukan untuk menggantinya tidak sedikit. Guna melindungi kesehatan kampas kopling jadi jangan salah waktu memakai rem, hindari menahan tuas rem saat menggas motor.

2. Tangki Bensin

Motor matik paling baru memakai teknologi fuel injection hingga penting selalu mengecek tangki bensin. Jangan sampai biarkan isi tangki benar-benar kosong.

Apabila tangki bensin kosong dan motor mati mendadak berulang kali, bebrapa bisa injeksi motor alami kerusakan. Bila sudah begini dapat keluar uang sampai ratusan ribu rupiah untuk memperbaikinya.

3. CVT

CVT merupakan singkatan dari continousli variable transmission. Berikut alat penggerak otomatis pada motor matik. CVT sendiri terbagi dalam primary sheave, vand belt, secondary sheave, serta gear reduction.

Pengguna harus bebrapa sering mengecek roller CVT. Jika merasa getaran atau vibrasi pada putaran bawah serta tenaganya kurang maksimal, jadi keadaan CVT bisa disebutkan kurang baik.

Selain itu, jika motor matik kerap slip maka itu tandanya ada rusaknya pada corong CVT. Bila hingga corong CVT rusak jadi dampaknya dapat ke mana-mana sampai van belt, kampas kopling, dan yang lain sehingga mengakibatkan motor slip.

4. Van Belt

V-belt atau van belt adalah komponen penting dalam menggerakkan roda motor. Umumnya komponen satu ini mempunyai masa pakai kurang dari 20 ribu kilometer.

Langkah menjaga keadaan V-belt, pengguna mesti memperhatikan lekukan berbentuk V di bagian bergerigi. Bila ada retakan jadi butuh segera ditukar. Harga V-belt lebih kurang sekira Rp70 ribuan bergantung merek motor.

5. Oli Motor

Baiknya lakukan pergantian oli motor secara teratur dan berkala. Misalnya lakukan pergantian setiap 3 ribu km, hal tersebut untuk kesehatan mesin motor matik yang paling disayangi.

Oli yang sudah tidak dalam keadaan baik dapat bikin motor jadi lebih boros dan jadi memperburuk keadaan komponen yang lain.

Untuk tune-up dan ganti oli motor pengguna cuma butuh merogoh kocek Rp70–100 ribu bergantung jenis motor dan oli yang digunakan. Murah bila dibanding kerusakan yang perlu diperbaiki apabila anda malas mengganti oli.